Kau adalah orang yang tidak pernah aku harapkan untuk datang. Kedatanganmu beberapa tahun silam sama sekali tidak pernah aku inginkan. Kau datang tanpa permisi dan saat kau mencoba untuk diam-diam pergi, akan kulepaskan tanpa pernah aku sesali.
Silakan kau patahkan sampai mati rasa, silakan kau hancurkan sampai kau sadar arti sebuah ketulusan. Silakan lakukan semaumu. Mulai saat ini paragrafku akan lebih berdarah daripada hati yang pernah kau cabik berkali-kali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar