Aku tahu kamu bohong, aku diam dan tetap menyimpan kenyataan "bahwa kamu bohong". Kamu tahu apa yang jantung dan mataku lakukan ketika kamu mulai melakukan hal yang bisa membuatku menangis? Jantungku rasanya mau copot dan air mataku mengalir begitu derasnya, seperti sekarang. Apa sekarang kau mulai berpikir tulisan ini berlebihan?
Aku rindu.. Hari dimana sepasang bola mata saling berpandang memandang lembut sepasang bola mata yang lainnya, jemari yang saling berpautan dan bisikan kecil yang selalu membuatku ingin mencoba sesuatu yang baru aneh dan nyeleneh. Kamu mengajarkan bahwa dunia itu terlampau luas dan aku harus belajar untuk menghadapinya. Kau menempaku, bukan sekedar tempa. Pertanyaanku; sampai kapan dan apakah sekarang aku sudah cukup kuat untuk kau biarkan?
Tanpa kabar tanpa penjelasan. Selalu ada rindu yang harus ditahan. Aku tahu rindu ini terlalu salah, apalagi masih ada sayang yang aku biarkan melayang - layang tepat di depan mataku.