Rabu, 01 Juni 2016

Perempuan pada Jalan Pulang

Perempuan - perempuan pada jalan pulang
Ringkih beralaskan bumi yang rusuh
Hingar bingar penghuni, ribut resah hendak mengadu
Ada yang ingin pulang tapi tak bisa
Pelan - pelan mencari jalan setapak yang sunyi
Kedamaian yang diciptakan hanya sekedar muslihat
Kepura - puraan menjadi satu dengan dunia yang semu
Terbelenggu hadirkan tawa namun tangis mendominasi
Berkoar namun tak berhasil hadirkan tawa
Perempuan - perempuan pada jalan pulang
Berjalan, berbalik dan menemui titik temu
Ada yang terbahak pada kebohongan yang melolong kencang
Pemilik kebohongan.. ha ha ha
Ada yang lelah mencoba untuk percaya


Dear you,
untuk apa aku disini
kalau bukan untuk mencintaimu.