Senin, 27 Februari 2017

Rinduku

Pada suara gemuruh petir diatas langit
Rinduku pada titik hujannya
Pada air yang membanjiri jalanku
Rinduku pada genangannya
Pada si biru pemilik warna sempurna
Rinduku pada lengkungannya

Bau aspal jalanan yang terasa aneh
Jemput aku agar bisa meniti garis putihnya
Atau bawa aku kealam mimpi
Lalu biarkan aku sejenak disana
Menikmati wangi bunga melati
Sambil mendengar merdunya pasir berbisik

Disepertiga malam milik Nya
Kuhamparkan sajadah lurus kearah kiblat
Lalu kupanjatkan doa disetiap sujud
Selanjutnya ku sesap kopi agar tak tertidur
Sembari menyelesaikan tugas yang belum rampung
Detik demi detik waktu akan membuatku kembali

Menggelegar suara yang aku rindu
Untuk angin yang berhembus pelan
Sampaikan bahwa aku baik-baik saja
Katakan aku ingin pulang
Tarik aku pada titik nyaman yang dulu
Bawa aku berlari secepat kilat
Ajak aku berputar dengan sempurna

Minggu, 26 Februari 2017

Teruntuk Duniaku

Alam terus berputar dan tak berpihak
Skenario konyol dijalani dengan bodohnya
Dunia seakan memberikan sejuta keterbatasan
Yang didalamnya menuntut kesempurnaan abadi pribadinya
Sempit.. bawalah duniaku berputar dengan teratur

Bisanya apa kalau bukan mengeluh
Mengikuti arus pendek tak berarah
Layaknya daun dan ranting yang sudah lepas
Mereka hanyut dan meng-iya kan nasibnya
Menceritakan dan membuang semua kegilaan dunia

Kepada setiap pemilik nama, jelaskan
Mengapa ketidakjelasan membawaku terambing
Dan harus meratapi setiaap jengkal kepalsuan hidup
Sampai akhirnya tepat berada dititik jenuh

Hidup bukan tentang aku
Bukan tentang kamu
Juga bukan tentang mereka
Tetapi tentang ketegasan pada Sang Kuasa

Jumat, 17 Februari 2017

Tapi

Anakmu sudah dewasa..
Dia sudah berani merangkai janji untuk menikahi seorang wanita.

Tapi..
Kukira anakmu belum cukup dewasa
Ketika janji masih dalam sebuah rangkaian