Kamis, 11 Desember 2014

I Will Lose You

Pagi ini badanku terasa lemas, seperti tak sanggup untuk pergi keselolah, namun aku tetap memaksakan diri, aku tak mau ketinggalan pelajaran. Sesampainya diselolah, tanpa berpikir panjang aku langsung menundukan kepala diatas meja. Pemilik jam tangan ben10 itu datang, dia datang untuk menyelimutkan jaketnya ditubuhku, padahal dia tau aku sudah memakai jaket, dia juga meminjam jaket milik teman sekalas kami untuk bisa dijadikan bantal. Sekarang dia berada tepat didepanku, tidak berbicara apapun, dia melepas sebelah headsetnya dan memasangnya ditelinga kananku, dia meraih tanganku dan menggenggamnya begitu erat, tangannya yang besar cukup membuatku merasa hangat dan terlindungi, aku bilang; aku tidur ya. Dengan lembut dia mengusap kepalaku seperti bayi yang akan tidur. 

Aku terbangun karena suara bising dari luar kelas, aku kaget melihat wajahnya yang tepat berada didepan wajahku. Sangat dekat, dekat sekali. Dia wangi sekali, sampai sekarangpun aku masih ingat wangi badannya, mungkin aku tidak akan pernah lupa dengan wangi badannya. Aku hanya memandang matanya diam dalam kesunyian yang kami buat, dia tak berbicara apa-apa, hanya diam dan terus berada disitu.

...

Aku cepat-cepat mengusap air mata yang mengalir dipipiku. Sampai aku sadar, ini bunga tidur. Seperti yang aku bilang; Ini mimpi, terasa nyata.

"When the morning comes and the sun begins to rise, I will lose you because it's just a dream"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar