Lagi-lagi aku tersesat dalam perasaan, akal
menjadi lumpuh dan seketika tidak mampu mengendalikan hati yang terkadang
berlebihan mengambil tempat dalam diriku. Kamu terlalu kejam meninggalkan hujan
dengan berlari, kamu juga terlalu kejam menginginkan hujan ketika ia tidak
ingin bertemu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar