Rabu, 01 Maret 2017

Jaket Merah

Hujan.. disini sedang hujan, mungkin disana juga. Kamu sudah pergi kurang lebih seratus dua puluh hari yang lalu, terlalu miris.

Aku butuh mengembalikan semua jaket, sweater dan segala yang sempat menghangatkan tubuh kecil ini beberapa hari lalu. Bukan aku yang mau, tapi kamu yang meminta, mungkin nanti setelah aku cuci dan keringkan, kamu tidak mau kan ada wangi tubuhku di jaket milikmu?

Jaket merah mu.. disana masih ada wangi tubuhmu, yang terkadang aku peluk untuk sekedar menahan rasa rindu. Jaket merahmu.. iya, disana masih ada wangi tubuhmu, kamu yang dulu jarang mandi apalagi mencuci rambut.

Sekarang aku berada di dalam ruangan, aku duduk di bangku paling depan dan seorang dibelakangku telah melontarkan kata yang tidak enak, bukan sekali atau dua kali, tapi berulang kali, aku hendak menangis, disini sudah tidak nyaman, tapi kamu pergi duluan dan sudah tidak ada sosok yang sekedar membelaku dengan guyonan kecil. Tapi tidak apa-apa, mungkin aku hanya memiliki masalah kognitif yang sering disebutkan oleh para ahli psikologi.

Untuk kamu yang katanya tahan kalau lagi rindu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar