Kalau aku sudah tidak ada, akan lebih banyak yang
mengirimimu pesan kecil walau cuma sekedar bertanya "sehat?", akan
tetap selalu ada yang mengingatkan mu waktu-waktu penting, akan tetap selalu
ada yang bertepuk tangan dengan kencang ketika kamu berhasil dalam suatu
pencapaian dan akan tetap selalu ada yang mengelus pundakmu ketika kamu merasa
susah.
Kalau aku sudah tidak ada, akan lebih banyak
waktu yang kamu gunakan dengan bermanfaat, bukan hanya sekedar duduk berdua di
warung kecil di belakang atau di depan kampus berjam-jam, akan ada banyak waktu
untukmu duduk di dalam suatu majelis, dan akan ada banyak waktu untuk lebih
mengenal Tuhan.
Kalau aku sudah tidak ada, kamu akan bertemu
dengan orang yang lebih sabar, ikhlas, tulus, dan ridho. Kamu akan bertemu
dengan orang yang membawamu kedalam kebaikan, kamu akan bertemu dengan orang
yang bisa meredam amarahmu, kamu akan bertemu dengan orang yang dapat
memberikan ide-ide baru, kamu akan bertemu dengan orang yang kuat yaitu orang
yang tidak akan mengeluh diwaktu yang kurang tepat.
Kalau aku sudah tidak ada, akan ada seseorang
yang akan menuruti semua aturan yang kamu buat, akan ada seseorang yang
suaranya lebih merdu ketika membacakan surah dalam Al-Quran, akan ada seseorang
yang selalu terjaga di sepertiga malam milik Nya, akan ada seseorang yang
membangunkanmu ketika adzan subuh berkumandang, akan ada seseorang yang
merengek kepadamu untuk sekedar meminta penjelasan tentang agama, akan ada
seseorang yang memintamu untuk membantunya menghapal surah dalam Al-Quran, akan
ada seseorang yang mengsisi shaf bagian belakang milikmu yang telah lama
kosong, akan ada seseorang yang kehadirannya tidak akan pernah membuatmu bosan.
Terlalu berat kutulis ini..
Dan kalau aku sudah benar-benar tidak ada..
artinya aku telah menjelma menjadi hujan... rintiknya yang jatuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar